Nuansa Suku Asli Jakarta Milenial di Pulau Bidadari di Pulau Seribu

Hasil gambar untuk bidadari island jakarta

Wisata Pulau Seribu – Nuansa Betawi hidup di Pulau Bidadari. Pulau ini sedang direvitalisasi dalam rangka mensupport liburan maritim Kepulauan Seribu. Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk, Paul Tehusijarana, mengatakan ini pertama kalinya Pulau Bidadari direnovasi semenjak tahun 1984. Renovasi kali ini mengusung konsep ‘The Soul of Batavia’.

“Dengan konsep ‘The Soul of Batavia’, sekarang Pulau Bidadari bernuansa kental faktor kultur Jakarta tempo dahulu yang dipadukan dengan teknologi” ujar Paul di Pulau Bidadari. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno petang ini datang untuk soft launching pulau hal yang demikian. Cara renovasi memang belum sepenuhnya selesai. Tapi, Pulau Bidadari telah mulai menunjukan wajah barunya.

Di dekat dermaga, terdapat sebuah pintu besar dan dinding yang formatnya mirip benteng. Pintu hal yang demikian menemani kita ke tengah pulau yang rindang sebab ditumbuhi pohon-pohon besar. Ada sebuah bangunan berbentuk rumah autentik Betawi di tengah-tengah pulau itu. Rumah itu berisi kamar-kamar yang dapat dihuni pengunjung.

Pada soft launching kali ini, pelbagai ragam kesenian Betawi seperti bazar masakan Betawi, kesenian palang pintu, sampai pencak silat malah ditampilkan. Tak cuma itu, Pulau Bidadari telah dilengkapi jaringan fiber optic untuk koneksi dunia maya. Ada WiFi free yang dapat diaplikasikan siapa saja yang ada di sana. Kecuali itu, pulau ini juga menyediakan pelbagai ragam lokasi yang instagramable.

Di dekat dermaga, terdapat sebuah pintu besar dan dinding yang formatnya mirip benteng. Pintu hal yang demikian menemani kita ke tengah pulau yang rindang sebab ditumbuhi pohon-pohon besar. Ada sebuah bangunan berbentuk rumah autentik Betawi di tengah-tengah pulau itu. Rumah itu berisi kamar-kamar yang dapat dihuni pengunjung.

Pada soft launching kali ini, pelbagai ragam kesenian Betawi seperti bazar masakan Betawi, kesenian palang pintu, sampai pencak silat malah ditampilkan. Tak cuma itu, Pulau Bidadari telah dilengkapi jaringan fiber optic untuk koneksi dunia maya. Ada WiFi free yang dapat diaplikasikan siapa saja yang ada di sana. Kecuali itu, pulau ini juga menyediakan pelbagai ragam lokasi yang instagramable.

Nuansa baru ini diinginkan menjadi kekuatan tarik baru bagi pelancong yang ingin bernostalgia tapi konsisten kekinian,” kata Paul. Paul mengatakan anggaran yang diperlukan untuk merenovasi pulau ini lebih kurang Rp 15 miliar. Melewati si kecil usaha PT Pembangunan Jaya Ancol, merupakan PT Seabreeze, pembangunan juga dijalankan dengan sistem daur ulang. “Umpamanya bahan kayu ini yaitu kayu lama bekas dari cottage yang lalu yang kami recycle” ujar Paul.

Sementara itu, Sandiaga berkeinginan Pulau Bidadari dapat menjadi komputerisasi island hakekatnya. Artinya, jaringan internetnya wajib stabil dan daerah-daerah di sana wajib konsisten menjaga popularitas masa sekarang. Ia bersepakat akan terus mensupport revitalisasi pulau ini yang sekarang belum 100 persen. “Ini baru soft launching ya untuk outbound puncak, semoga soft launching ini dapat menjadi penyemangat kita” kata Sandiaga.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *