Berpeluang Bikin Kamera Kecerdasan Buatan

Produsen kamera komputerisasi terus mempertahankan eksistensinya di tengah perkembangan kamera ponsel. Bicara perbandingan kamera ponsel dengan kamera komputerisasi, tentulah masing-masing mempunyai porsinya sendiri.

Ketika ini produsen ponsel sedang berlaga-laga memberikan mutu kamera terbaik untuk konsumennya. Sama halnya, produsen kamera komputerisasi Fujifilm terus berinovasi di tengah gempuran kamera ponsel dan digital printing Jakarta.

“Berdasarkan kami sebagai produsen kamera, ponsel itu punya pasarnya sendiri, kamera komputerisasi juga punya pasarnya sendiri. Diamati dari interest apa yang ingin diambil. Orang gunakan ponsel umumnya untuk foto daily, seperti foto makanan. Namun ada sebagian fitur yang ponsel enggak punya, tetapi (kamera) komputerisasi nyediain,” ujar General Manager Electronic Imaging & Consume Printing Division Fujifilm, Johannes J. Rampi dijumpai di Jakarta.

Fujifilm meyakini ponsel punya pasarnya sendiri, seperti itu malahan sebaliknya. Pernyataan hal yang demikian berbanding lurus dengan peluncuran kamera anyar Fujifilm, X-T100 yang membawa banyak fitur terupdate.

Untuk ke depan, perusahaan kamera asal Jepang ini juga tak menampik kemungkinan akan menghadirkan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan pada produknya, sama seperti yang dikerjakan produsen ponsel yang telah banyak mengadopsi teknologi AI.

“Tak tertutup kemungkinan kami akan pakai Artificial Intelligence. Sebab AI merupakan salah satu teknologi yang sedang berkembang kencang untuk dikala ini. Mungkin ke depan dapat kami implementasikan ke dalam produk kami,” ujar Johannes.

 

 

Baca Juga : Booth Pameran Terbaik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *